Antropologi
tari dan Folklor adalah salah satu matakuliah di jurusan pendidikan seni tari
fakultas bahasa dan seni universitas negri Jakarta. Dalam mata kuliah
antropologi tari dosen pengampuhnya yaitu Ibu Nursilah dan mata kuliah Folklor
ada dua dosen pengampuh Ibu Nursilah dan Ibu Yvone. Dua matakuliah ini sangat
berkaitan satu sama lain.
Dalam
mata kuliah ini kami merencanakan untuk penelitian antropologi dan folklore ke suatu
daerah yang akan mengadakan festival. Awalnya ada dua kota option yang akan kita pilih, yaitu kota Banyuwangi dan Samarinda
sebagai kota tujuan. namun akhirnya setelah melakukan fote banyak yang memilih untuk ke Samarinda Kalimantan Timur. Focus
kegiatan kita untuk pergi ke Kalimantan Timur yaitu Penelitian mata kulian
antropologi dan folklore yang bertema “Mengenal
Proses Pembelajaran Budaya Kalimantan Timur Melalui Festival Kemilau Budaya
Etham IX”. Setelah disepakati semua pihak kami merencanakan lama kegiatan
itu empat hari mulai tanggal 14 - 17 November 2014.
Jumat,
14 November 2014
Cengkareng
, Bandara Soekarno Hatta
Dinihari
pukul 02 : 00 saya tiba di terminal 1C Bandara Soekarno Hatta bersama
teman-teman yang mengambil mata kuliah antropologi dan folklore, tetapi ada
sebagian mahasiswa yang belum hadir atau terlambat, kami menggunkan pewawat
CityLink jadwal penerbangan kami pada pukul 4.55 WIB karna kita rombongan jadi
harus kumpul lebih awal.
Tiba
di Bandara Sepinggan Balik Papan pukul 07 : 11 WIT perjalanan Cengkareng –
Balik Papan sekitar 2 jam perjalanan. Setiba kami di bandara Sepinggan kami
dijemput Bus Balik Papan – Samarinda perjalanan balik papan – samarinda sekita
2-3 jam perjalanan. Dalam perjalanan balik papan menuju samarinda saya kurang
begitu menikmati perjalanannya karna saya merasa lelah dan ngantuk tetapi saya
sempat melihat keunikan dalam perjalanan yaitu melihat mesjid yang ber
asrsitektur Cina. Dan di sepanjang perjalanan setiap rumah memiliki pohon buah
naga yang bentuk pohonya sangat menarik dan indah dijadikan hiasan di halaman
rumah warga.
3
jam perjalanan sudah berlalu akhirnya kami sampai di rumah warga tempat kami
tinggal untuk 4 hari kedepan. Sesampainya kami sudah memulai kegiatan yang
disusun oleh panitia yaitu ramah tamah dengan tuan rumah, setelah ramah tamah
kami mengikuti kegiatan selanjutnya yaitu dialog dengan narasumber orang dayak
asli seniman tari pedalaman, dalam dialog tersebut lumayan cukup dapat
informasi mengenai tari pedalaman dan budaya masyarakat dayak.
Setelah
acara selesai kami persiapan menuju festival kemudian mengikuti agenda
berikutnya yaitu menuju festival kemilau budaya benua etham yang ditampilkan
pada malan ini yaitu tari pesisir saja karna tapi pedalaman sudah di tampilkan
pada satu hari sebelum kita berada di samarinda. Kesan pertama dating ke
festival tersebut yaitu banyaknya antusias warga untuk menonton, selain ada
panggung pertunjukan ada juga pameran yang berupa ethnic Kalimantan timur mulai
dari manic-manik, kain tenun, hasil alam, rumah adat kutai dan masih banyak
lagi. Saya dan kelompok membagi-bagi tugas agar mendapatkan informasi mengenai
tari pesisir, kebetulan saya di tugaskan untuk mendokumentasi pementasan dari
awal hingga akhir.
Setelah
acara selesai dan kelompok kami sedikit sulit untuk mendapatkan informasi
mengenai tari pesisir karna koreografer dan penari enggan untuk di minta
informasinya. Acara selesai dan kami pun kembali ke rumah penginapan.
Agenda
selanjutnya yaitu laporan sementara kepadan dosen pembimbing yaitu Ibu Nursilah,
setiap kelompok wajib melaporkan hasil informasi yang diperoleh mulai dari
ramah tamah dengan warga, dengan nara sumber seniman tari pedalaman sampai
menonton festival tari pesisir tersebut..
Waktu
makin berjalanan laporan pun selesai menjelang tengah malam pada hari jumat 14
November 2014 kami bergegas balik ke tempat menginap. Kami dibagi beberapa
kelompok, kami di bagi menjadi 3 rumah, 1 rumah dengan saya ada 4 kelompok.
Dengan kondisi yang cukup melelahkan saya pun tidur pulas.
Sabtu,
15 November 2014
Samarinda,
Kalimantan Timur
Hari
pertama pengumpulan data sudah berlalu, sekarang masuk hari kedua kami tidak
ada kegiatan khusus untuk hari ini, kegiatan kami adalah mencari folklor
sebanyak banyaknya yang ada dimasyarakat setempat. Setelah sarapan pagi saya
dan teman kelompok saya mencari data dan informasi mengenai makanan khas
samarinda yaitu Amplang, kami mencari informasi mengenai Amplang tersebut ke
rumah Bapak Rt dan Ibu Rt bisa memberikan informasi mengenai proses dan pembuatan
kerumuk Amplang. Setelah keliling dengan warga setempat kelompok kami
memutuskan untuk mencari informasi ke Kutai Krtanegara. Setelah dapat
persetujuan dari ketua pelaksana, dosen pembimping dan bapak rt kami pergi ke
kutai kartanegara dengan perjalanan kurang lebih 1 jam perjalanan. Kami sangat
menikmati perjalanan yang sangat unik di kanan dan kiri jalan itu ada bukit
tetapi pertengahan bukit tersebut sudah membentuk seperti danau ternyata itu
adalah pertambangan batu bawa … waaaw sangat mengagumkan pemandangannya sangat
indah Indonesia memang indah. Untuk mencapai Kota Tenggarong kami harus
menyebrang sungai dengan menggunakan kapal boots , menyebrangi sungai dengan
menggunakan kapal boots itu adalah pengalaman perdana bagi kami. Setelah
sampainya di Tenggarong kami langsung menuju Musium Mulawarman ( Keraton
Kesultanan Kutai Kartanegara) yang berharap agar mendapatkan informasi menganai
folklore dan informasi kesenian atau sanggar tari pesisir, akhirnya setelah
sampai kami bertemu dengan pusat informasi dimusium itu dan kita mendapat
informasi sanggar tari pesisir yang ada dikutai kartanegara yaitu sanggar
seraung namanya. Setelah mendapatkan informasi kami melihat-lihat sekeliling
museum dan langsung menuju sanggar seraung tidak jauh dari museum. Setelah
sampai disanggar kami bertemu dengan pelatih dan pengelola sanggar tersebut.
Banyak informasi yang kita dapat dari informan di snaggar tersebut. Setelah itu
kami kembali ke samarinda untuk menuju ke festival lagi, sebelum kami meunju
festival kami berkunjung ke citra niaga untuk membeli buah tangan khas
Kalimantan Timur, tidak lama kami melanjutkan perjalanan menuju lokasi
Festival, setelah tiba di festival kami berburu informasi kepada narasumber dan
informan kami membagi bagi tugas untuk mencari data yang sebanyak banyaknya.
Setelah
selesai mencari data dan informasi kami kembali ke tempat penginapan sebelum
kembali ke tempat penginapan kami mengapresiasi seni reog ponorogo yang ada di
sekitar masyarakat tempat penginapan.
Lalu
kegiatan selanjutnya yaitu Laporan sementara hasil pencarian data dan informasi
hari pertama dan kedua. Waktu telah menunjukan 00 : 00 namun laporan setiap
kelompok belum juga selesai dan banyak teman-teman yang tertidur dan kelelahan.
Setelah mendapat banyak koreksian dari Ibu Nursilah kami mendapat tugas untuk
merapikan Laporan untuk hari berikutnya. Laporan per kelompok telah selesai
kemudian kami kembali ke rumah penginapan masing-masing dan istrahat.
Minggu,
16 November 2014
Samarinda,
Kalimantan Timur
Kegiatan
hari ketiga yaitu dialog dengan Pemimpin dan Anggota YBSBK (Yayasan Bina Seni
Budaya Kaltim) . pada kegiatan ini kita mendapat banyak informsi mengenai tari
pesisir, YBSBK merupakan peserta yang memenangkan juara umum pada festival
kemilau budaya benua etham ke IX yang diselenggarakan pada tanggal 14 November
2014. Kami banyak mendapatkan informasi tentang tari pesisir dan pedalaman dari
koreografer dan penari di YBSBK ini, tetapi mereka lebih menjendrekan ke tari
pesisir, kebetulan kelompok kami bertemakan tari pesisir. Setibanya kami di
sana kami disambut dengan suka cita di suguhi kue-kue khas Kalimantan Timur gak
tau apa nama kue itu yang jelas rasanya cukup asing di lidah saya,
orang-orangnya pun ramah dan cepat akrab. Merekapun semangat menunjukan
beberapa tarian karya YBSBK, sepetri tari sarung samarinda, tari gantar . waktu
makan siangpun tiba panitia menyiapkan makanan untuk makan bareng dengan
anggota dan keluarga YBSBK kami makan siang bareng dan sangat terasa keakraban
kami sesama penlaku dan pencinta seni. Waktu terus berjalan pukul menunjukan
13.30 WIT kita harus bergegas untuk persiapan karna akan ada agenda berikutnya
yaitu dialog terbuka dengan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kalimantan
Timur di Grand Victoria Hotel, kami disambut dengan sangat baik oleh panitia
pelaksanaan selama dialog terbuka dengan Bapak Kepala Dinas saya merasa enjoy dan sangat menikmati dialog
tersebut karena beliau pencapaiannya sangat dimengerti dan tidak membosankan,
cukup banyak informasi yang kami dapatkan mengenai Kalimantan Timur dari dialog
terbuka ini. Setelah acara berakhir kami di suguhkan hidangan manis berupa kue
dan kopi sambil berbincang-bincang dengan teman-teman. Seletah itu kami kembali
ke penginapan dan menyelesaikan laporan sementara Antopologi dan Folklor yang
akan dikumpulkan esok pagi hari sebalum kepulangan ke Jakarta.
Setelah
makan malam kami berkumpul di rumah besar dan melakukan kegiatan biasa yaitu
Laporan sementara hasil data dan informasi yang kita peroleh dari hari pertama
sampai hari ke tiga, di sela-sela laporan setiap kelompok ada beberapa yang
tertidur karena kelelahan , huh kasian !
Setelah
laporan selesai kami kembali ke tempat penginapan masing – masing dan berkemas
untuk keesokan harinya pulang ke Jakarta.
Senin,
17 November 2014
Samarinda,
Kalimantan Timur
Setelah
sarapan pagi kami ramah tamah (pamit) kepada pemilik rumah yang kita tempati,
pak Rt dan warga setempat bahwa hal nya kita berterimakasih telah memberikan
kesempatan kami untuk melakukan penelitian di kampung tersebut. Sambil menunggu
bis kami mempersiapkan bawaan masing-masing dan kemudian menuju bis yang
parkirnya lumayan agak jauh . pukul menunjukan 10 : 00 WIT kita harus segera
menuju bandara Sepinggan Balik Papan yang waktu tempuhnya kurang lebih sekitar
2 sampai 3 jam. Kami mendapat penerbangan pukul 02 : 30 WIT . sekitar pukul 13
: 00 WIT kami tiba di bandara Sepinggan Balik Papan dan kami langsung Chek in
terlebih dahulu. Kurang lebih menunggu 1 jam untuk penerbangan akhirnya kami
tiba di Bandara Soekarno Hatta pukul 16. 00 WIB. Setelah ambil bagasi
masing-masing dan kami pulang ke rumah masing-masing. Sekian ~
Tidak ada komentar:
Posting Komentar